Minggu, 26 September 2010

Florsheim Tips : Balada Monster Fusion s01e02

Jika kamu melewatkan kisah minggu kemarin, ini sinopsisnya :

Draco (D) : Hey... Kalian ngerasa gak sih, kalo kita sekarang kalah pamor?
Supreme (S) : Iya, gue ngerasa. Sama tetangga kita. Para makhluk Synchro.


D : Nah, gue iri banget sama mereka. Mari kita hancurkan saja mereka biar mereka kelepek-kelepek!


J : Ada cara yang sangat mudah agar kalian bisa muncul dan eksis tanpa harus bersusah payah menghancurkan para makhluk Synchro! Yaitu... dengan bekerja sama dengan mereka!


S : Wow, Junk! Kamu brilian!

J : Tentu saja, kawanku. Jadi, kita dan para Synchro sahabat kan sekarang.


Dan itulah ringkasan episode kemarin.

.......

Dari kejauhan, ada satu makhluk Fusion yang melihat ke arah mereka dengan penuh rasa iri dan terkucilkan.

Gaia (G) : Grr, bisa-bisanya mereka meninggalkanku sendirian. Apa mereka tidak memikirkan diriku yang tidak mungkin dipanggil dengan cara itu??
G : Teman? Teman macam apa yang melupakan kehadiran sahabatnya? Mereka tertawa-tawa bersama. Sedangkan aku? Aku hanya bisa mendekam di sini. Mungkin untuk selamanya.

Tiba-tiba muncullah suara, tidak, lebih mirip bisikan lirih, dari belakang Gaia.
Summoner (S) : Gaiiiaaaa..... Kau ingin kekuatan...? Kau ingin kehadiranmu disadari....?

Gaia terhentak. Ia menengok ke kiri, kanan, atas, ke segala arah mencari asal suara itu. Namun dia sama sekali tidak melihat sosok apa pun.

S : Gaaaiiiaaa.... Aku bisa memberimu kekuatan....

Suara itu terdengar semakin jelas. Gaia yakin, suara itu datang dari sebuah altar. Altar dengan batu kerucut dengan tulisan berhuruf yang tak dikenalnya tepat di tengah.

S : Tapi sebelumnya.... Hancurkan batu ini... Bebaskan aku kembali ke dunia...

Gaia bimbang. Tapi suara ini begitu meyakinkannya. Dan ia merasa, bagi dirinya yang sudah berada di dasar lembah kenistaan ini, apa pun yang ia lakukan sudah tak akan mungkin membuatnya merasa lebih kehilangan.

Gaia mengangkat tombaknya, lalu mengayunkannya ke batu itu tanpa keraguan. Batu itu hancur berkeping-keping dan muncullah asap hitam daripadanya. Asap itu kemudian membentuk wujud seorang kakek dengan tatapan licik nan keji. Gaia hanya diam, ia bahkan tak mampu menggerakkan jadinya karena aura hitam pekat di sekelilingnya.

S : Khukhukhu! Terima kasih Gaia telah membebaskanku! Sebagai imbalannya akan kuberikan kekuatan padamu seperti dalam diagram ini :


G : Ta-tapi itu akan.. membuatku hancur....

S : Khukhukhu, tidak, Gaia. Kemampuan spesialmu akan mampu menahan semua kelemahan dari kekuatan yang kuberikan. Seperti ini...

Summoner komat-kamit, tak lama sebuah awan hitam terbentuk dan menyelimuti tubuh Gaia. Awan hitam itu berubah menjadi asap yang lebih hitam, lalu merasuk ke dalam diri Gaia.

G : AAH! YA! AKU MERASA KEKUATAN MENGALIR DALAM NADIKU! DENGAN INI AKU BISA MENGAJARKAN PADA TEMANKU-, TIDAK, -PADA KACRUT-KACRUT ITU KEKUATANKU YANG SEBENARNYA! AKULAH YANG PALING HEBAT SEKARANG!! MWAHAHAHA!!

S : Khukhukhu, apa hanya segitu ambisimu, Gaia? Kekuatan sebesar itu hanya akan kau gunakan untuk mengalahkan teman-teman tidak bergunamu itu?

G : MAKSUDMU!??

S : Khukhukhu, kita bisa melakukan yang lebih hebat. Untuk langkah pertama, bagaimana jika kita menguasai seantero kerajaan Extra Deck ini?

G : IDE BAGUS, SUMMONER! TAPI SEBELUMNYA, BIARKAN AKU MENYELESAIKAN URUSANKU DULU DENGAN MEREKA.

Gaia kini berjalan ke arah Draco, Supreme, Axon, dan Junk tadi berkumpul.
Namun kali ini, dengan kemarahan dan niat jahat yang tak terkira. Summoner hanya tertawa licik sembari mengikuti Gaia dari belakang, tanpa ada yang tau maksud buruk yang ia sembunyikan.



Oke segitu dulu,
Medallion

2 komentar:

bakat ngedongeng juga om vandy ini. wkwk

btw, nice info

lho.. ini dolo yang di bahas ama si nggak boleh itu kan?

ah make sense then...

kalo saya sih mikirnya pake hex seal random + gaia the force of earth, karena gaia drake kan pake material spesifik (gaia the force of earth) + another non effect synchro monster

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More