Kamis, 27 Oktober 2011

Florsheim Story Chapter One : The First Day - Part 4

"Oke suuit!" Gue mengepalkan tangan menyimbolkan batu dan kak Uta membalasnya dengan kertas.

"Aku duluan," Kak Uta draw enam kartu, berpikir, lalu berkata, "Set satu kartu belakang. End."

"Sekarang aku, draw!" Hmm, apa ya yang bisa gue perbuat... "Summon Flamvell Archer ! Set satu kartu. Archer serang! 1000 damage! Selesai!" Gue bermain terlalu terburu-buru karena gugup. Tangan gue bergetar sedikit, tidak terbiasa melawan seorang duelist betulan. Tenanglah Yud! Ini hanya duel biasa dan gue sudah unggul 1000 nyawa.

"Giliranku lagi, draw! Hmm..." Kak Uta terdiam cukup lama. Ia memegang dagunya, memiringkan kepalanya, menutup matanya sejenak, lalu menatap gue dengan tajam. Gue terkesiap. Tatapan ini sungguh berbeda daripada sebelumnya, seakan ia dirasuki jiwa lain.

Ia kemudian mengangguk, "Aku aktifkan Dark Magic Curtain membayar setengah nyawa untuk memanggil...," teriaknya dengan suara yang maskulin dan berat sambil mencari kartu yang tepat di decknya, "DARK MAGICIAN!!!"
Dark Magic Curtain

"Se-setengah nyawa hanya untuk monster tanpa efek!??" Kata-kata itu terlepas begitu saja dari mulut gue. Gila! Orang ini gila!! Gue sepertinya sudah salah memilih lawan orang gila!! Mana suaranya berubah jadi berat dan berwibawa. Tidak mungkin orang ini sepantar Yugi dan mampu berubah menjadi Yami Uta!

"Khukhukhu, aku sudah punya rencana. Kau lihat saja nanti. DARK MAGICIAN! Serang Flamvell Archer! DARK MAGIC ATTACK!!"

"Tunggu dulu! Kuaktifkan Enemy Controller untuk menghalau Dark Magician! Tunduk!!" Gue tersenyum licik, 8000 nyawa melawan 3500. Pertandingan ini sudah pasti milik gue. Tetapi entah kenapa, masih ada rasa khawatir yang menghantui gue.

"Ok, I end my turn." ujar kak Uta dengan senyuman penuh rencana. Seketika, gue merinding takut. Ada aura yang berbeda dari kak Uta, sepertinya dia memang sudah mempersiapkan sesuatu.

Gue menggelengkan kepala, ini cuma sekedar perasaan, gue harus lebih berani. "Draw! Kupanggil Flamvell Firedog. Efek korbankan Archer pada Firedog! Firedog sekarang 2700, serang!!" Gue menunjuk Dark Magician yang kini dalam posisi bertahan.

Kak Uta menaruh kartunya ke Graveyard, gue melanjutkan serangan, "Efek Firedog! Special Summon Flamvell Grunika dari deck. Serang lagi!"

"Argh!" rintih kak Uta sejenak, ia lalu kembali menatap dengan aura jahat yang sama dengan tadi. Ini pasti bukan apa-apa. Bukan apa-apa. Life point kita 8000 melawan 1800. Tidak ada yang mungkin membalik keadaan! "Aku selesai, silakan."

"Giliranku! Draw! HAHAHAHAHAHA!!" Kak Uta, atau mungkin lebih tepatnya kak Yami Uta, tiba-tiba tertawa kerasukan. "Kuaktifkan Dark Hole!"

Tidak, semua monster gue hancur hanya dengan satu kartu! Ditambah lagi field gue sekarang kosong melompong dan rentan!

"KHUKHUKHU! Special Summon Dark Grepher dengan membuang Destiny HERO - Malicious. Aktifkan efek Grepher!" Ia mengirim Level Eater dari tangannya dan Plaguespreader Zombie dari decknya ke Graveyard.

"Taruh satu kartu ke topdeck untuk menghidupkan Plaguespreader dan banish Malicious untuk special summon satu lagi dari deckku! Tuning Malicious level enam dengan Plaguespreader level dua! Tsudoishi negai ga aratani kagayaku hoshi to naru! Hikari sasu michi tonare! Synchro shoukan!! Hishouseyo, STARDUST DRAGON!!!"

"Uwoooogh!!" Meskipun ini cuma tindakan biasa saja untuk mensummon Stardust Dragon yang juga biasa saja, tetapi entah kenapa aliran darah gue terpacu. Gue bisa merasakan semangat dan antusiasme dari Yami Uta yang menyebar memenuhi ruangan ini. Gue pun menjadi mampu memvisualisasi pemanggilan ini dengan animasi super keren.

"Efek Level Eater, makan Stardust Dragon dan bintangnya menjadi tujuh. Tribute Dark Grepher dan Level Eater. Kupanggil kartu terakhir di tanganku! ELEMENTAL HERO NEOS!!!!"

"Wanjiiiinkkkk!" Tubuh gue bergejolak, terbawa oleh pusaran keagungan dari permainan Yami Uta. Seru sekali!

"Hehe, tidak selesai sampai di situ. Kubuka kartu tertutup, MONSTER REBORN!! Aku akan menghidupkan monster pamungkasku dari Graveyard. I'M COUNTING ON YOU, I SUMMON DARK MAGICIAN!!"

Sinting! Orang ini memang benar-benar sinting!! Darah gue menjalar kencang di tiap nadi. Jantung gue berdegup keras. Tubuh gue berkeringat deras oleh semangat. Ini dia! Ini duel yang selama ini gue cari!!
Tiga Monster Legenda Para Karakter Utama

"BONDS BEYOND TIME!!" seru Yami Uta menggetarkan ruangan, "Lengkap sudah semua monster legenda para tokoh utama, Stardust Dragon, Elemental HERO Neos, dan Dark Magician berdiri di arenaku dengan total ATK 7500!"

Seketika gue tersadar kalau gue hampir kalah.
Uh-oh...


To be continued....

8 komentar:

Yang menariknya di Jakarta ada orang yang bisa melakukan play semacam itu, dan decknya memang deck Bonds Beyond Time, haha XD

saya agak sedih karena ga jadi make genex, oh well :v

aturan dlm duel jgn yakin akan menang cuma krn field owning smua bs brubah dlm sekejap.

3 ace card di field dlm satu turn, next turn si uta tinggal bikin utopia, dan genaplah semua penderitaan yudi

gw tau tamatnya itu..
dengan luck yang sama, si pengguna flamvell draw darkhole, dinegate sama stardust, dan aktifkan..

REKINDLING..

panggil firedog, archer, grinuka, set smua kartu tangan..
archer and firedog become SCRAP DRAGON, destroy 2 cards to destroy dark magician and neos, ATTACK !!

And the legend end in the dump..

maap salah..
maksudnya grunika dan archer jadi brionac, buang 2 kartu tangan, dan semuanya berlanjut seperti di atas..

maap salah..
maksudnya grunika dan archer jadi brionac, buang 2 kartu tangan, dan semuanya berlanjut seperti di atas..

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More