Selasa, 23 Oktober 2012

Florsheim Story: Duel Tale Series #2:- Three Little Duelist


Hi guys, sebelum membaca kisah kali ini, jangan lupa cek artikel kami kemarin ya: Florsheim 3rd Anniversary Tag Team Tournament. Tiada kesan tanpa kehadiranmu~

Alkisah ada tiga orang duelist cilik yang bersahabat erat. Meski sangat erat, mereka memiliki cara deckbuilding yang benar-benar berbeda.


Duelist pertama sangat slengean. Dia lebih suka memilih kartu-kartu murah dan tanpa strategi.

Duelist kedua lebih taktis, dia menyusun decknya dengan strategi yang bagus, tapi ia tidak menyukai kartu-kartu yang mahal walau memang bagus dan decknya membutuhkannya.

Duelist ketiga adalah yang paling bagus diantara yang lainnya, ia tidak segan menggunakan kartu mahal selama kartu itu memang dapat memperbagus decknya.

Pada suatu hari, ada seorang duelist sombong yang mendatangi Duelist Pertama. Tanpa basa-basi ia langsung menantang Duelist Pertama untuk berduel. Hanya saja duelnya agak berbeda, Duelist Sombong itu memaksa Duelist Pertama untuk melakukan Duel dengan Ante, yaitu taruhan. Sedangkan taruhannya adalah keseluruhan Deck dari masing-masing Duelist.

Duelist Pertama menolak, hanya saja Duelist Sombong mengancam akan melukainya. Akhirnya Duelist Pertama terpaksa menerima tantangan tersebut. Akan tetapi, karena deck dari Duelist Pertama tidak cukup kuat dan konsisten, Duelist Pertama kalah dengan mudah. Deck dari Duelist Pertama diambil sesuai perjanjian.

Belum puas, Duelist Sombong tersebut kemudian mencari Duelist Kedua dan langsung ditantang Duel Ante mempertaruhkan Deck mereka begitu ia berhasil menemukannya.

Duelist Kedua juga diancam akan dilukai, sehingga ia juga terpaksa menerima tantangan tersebut meski pertaruhan sangat menyalahi prinsipnya. Deck dari Duelist Kedua dibuat dengan strategi yang cukup solid, sehingga membuat Duelist Sombong ini kewalahan.

Namun ada beberapa saat dimana Duelist Kedua ini harus menggunakan kartu-kartu yang kurang kuat sehingga membuat Duelist Sombong bisa bernafas lebih lega dan pada akhirnya memenangkan Duel. Deck dari Duelist Kedua pun diambil sesuai perjanjian.


Masih belum puas juga, Duelist Sombong lalu menghampiri Duelist Ketiga. Langsung to the point, Duelist Sombong ini menantang Duel Ante mempertaruhkan Deck. Duelist Ketiga telah mendengar kabar bahwa Duelist Sombong ini telah menghabisi Duelist Pertama dan Kedua, sehingga ia ingin membalas dendam mereka dengan mengalahkan Duelist Sombong.

Ia menaikkan taruhannya. Deck yang bisa Duelist Sombong dapatkan bukan hanya sekedar deck biasa, tetapi deck dengan highest rarity. Tetapi sebagai timbal balik, Duelist Ketiga ingin kedua Deck rekannya diikutkan sebagai taruhan. Pertaruhan ini sangat melukai nilai-nilai kebenaran dalam diri Duelist Ketiga, hanya saja, ia tidak bisa memikirkan cara lain lagi untuk mendapatkan kembali kedua deck sahabatnya.

Duelist Sombong setuju. Duel pun dimulai. Duelist Ketiga memulai dengan hand yang jelek, namun berkat adanya kartu-kartu kuat di dalam decknya, ia bisa bertahan cukup lama, bahkan keadaan mampu sedikit demi sedikit ia balik. Pada akhirnya Duelist ketiga berhasil bangkit dan memenangkan Duel.

Duelist Sombong tidak percaya bahwa ia telah dikalahkan. Namun janji adalah janji, dan perjanjian Ante dalam Duel adalah sebuah perjanjian suci antar duelist. Meski dengan geram, ia memberikan decknya, deck Duelist Pertama, dan deck Duelist Kedua.

Duelist Ketiga pun dengan kebaikan hatinya mengembalikan semua deck tersebut ke pemiliknya, termasuk kepada sang Duelist Sombong. Duelist Sombong tersadar, kemudian pergi dari hadapan ketiga Duelist karena malu.

Mereka bertiga pun akhirnya hidup bahagia. Selamanya.

Demikianlah kisah tiga duelist cilik. Tiga sahabat yang selamat dari terkaman seorang duelist sombong.


Oke segitu dulu,
Vandy

2 komentar:

entah kenapa teringat dongeng tiga babi dan seekor serigala

hidup bahagia selamanya !! eww

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More