Selasa, 11 Februari 2014

Florsheim Contributor : Rio's Mini Mermail Tips


Hi guys,

Konon katanya, Mermail pernah menjadi deck top tier di Yugioh TCG. Konon. Namun kenapa saat ini seakan tidak terdengar gaungnya? Apa jangan-jangan mereka tenggelam terseret ombak meta? Tidak perlu takut guys, Mermail hanya menunggu waktu. Tidak percaya? Cek langsung artikel dari Rio Fernando di bawah!

Sebenarnya motif gue buat nulis artikel ini adalah karena gue beneran kesal kenapa banlist baru ini Mermail belum menjuarai major event tingkat dunia. Dalam hal player base pun Fire Fist, Spellbook, Geargia jauh lebih populer. Jadi seenggaknya gue coba ningkatin player base Mermail di Indonesia dulu deh.


Kali ini gue mau ngebahas tentang build mermail yang lagi ngetren di homebase Mermail di Pojo. Build ini adalah hasil kerja keras anak Pojo ber-ID-kan Semifer bersama Dryas (duelist jerman). Build ini cukup kontroversial pas pertama dipamerin Dryas, banyak yang gak suka karena Build-nya bawa banyak kartu Mermail yang katanya jelek kayak Abyssmander, Abyssdine, dan Abysshilde.

Nah, gue malah sebaliknya, setelah gue tes berkali-kali di duel Real-Life maupun Online, gw suka ama build ini. Makanya gue putuskan buat bikin artikel buat memperkenalkan build yang disebut Mini-Mermails ini.

Sebagai permulaan, ini build yang pertama kali di posting Dryas: http://i.imgur.com/JyIjLM3.png
Sedangkan saya yang gak  kuat beli Exciton + Number 101 : http://i.imgur.com/zYGQhMT.png

Point-Point Penting

The 'Bad' Minis.


Abysshilde, Abyssmander, dan Abyssdine. Mereka ini adalah alasan mengapa orang langsung nge-judge kalo build ini jelek dan gak konsisten. Nge-tech satu Abyssmander aja akan bikin deck nya jadi aneh, belum lagi keluhan player player mermail konvensional soal Abyssdine yang sering jadi dead draw dan hampir gak berguna. Abysshilde? Jangan ditanya, summon dari hand? Loool, minus oi, jelek banget tuh kartu.

Well, awalnya pun gue berpikiran sama, tapi rupanya, kalo mereka semua digabungin di satu deck, hasilnya unbelievably awesome. Mereka provide combo yang keren banget sehingga Mermail punya banyak opsi di first turn dan punya template play yang lebih kreatif dan versatile. Setelah mainin deck ini, gw malah bilang kalo Abysshilde itu awesome banget!

The 'Good' Tech.


Aqua Spirit, Salvage, Fog King, Dragon Ice. Banyak build Mermail yang menggunakan kartu-kartu tersebut di dalam deck nya. Malahan Aqua Spirit itu adalah engine utama di mermail format lalu, liat aja build juara CGS Dean Septian dan Juara GT 2 kali berturut-turut, Mas Afrizal, keduanya pakai Aqua Spirit.

Tapi, dengan combo-combo yang playable di build ini, makin keliatan bahwa sebenarnya kita gak butuh Aqua Spirit. Oke dia provide rank 4, cool. Tapi para Mini Mermail juga bisa provide rank 4 sampe rank 5, dan lebih stabil karna gak perlu cost kaya spirit, yang di early game ketika grave kosong kerasa berat di hand. Apalagi tidal udah dilimit, gak bisa ngeplus lagi deh pake Spirit.
At least, anggap 3 Mini Mermail tadi adalah pengganti sementara 3 Aqua Spirit di deck Mermail anda. Kalo suka, pake, kalo gak suka balik ke Spirit ;)

Sekarang kita bahas mengapa sih deck ini bagus buat dimainin.

1. Amazing combos


Yap, combo yang bisa diprovide para Mini Mermail ini keren banget. Walau banyak di antaranya butuh Teus. Ini nih combo standarnya.

A.    Hand: Teus, Pike/Hilde, Water. Result: Lavalval Chain, Angineer/ Bahamut Shark-Strite/ Volcasaurus, Tidal.
1)    Discard Water Summon Teus, Add Counterpart dari Hilde/Pike.
2)    Normal summon Pike, discard Hilde, add Ocea
3)    Hilde efek SS Ocea dari hand. (Field: Teus, Pike, Ocea -743-)
4)    Ocea efek target teus, SS Mander dan Linde
5)    Pike + Mander = Lavalval Chain, detach Mander dump Tidal
6)    Ocea + Linde = Angineer/Bahamut Shark-Trite/Volcasaurus/Shark Fortress tergantung kondisi game. Untuk 1st turn disarankan Angineer/Shark-Trite.
7)    SS Tidal dari grave. Combo ini bisa jadi OTK kalo empty field atau lawan punya 1 monster yang attacknya minimal 1.000.

B.    Hand: Teus, Water, 2 dari 3 kartu ini: Pike, Ocea, Gunde. Result: Gaios, Angineer, Lavalval Chain.
1)    Discard Water Summon Teus, Add Counterpart dari Pike/Ocea/Gunde.
2)    Normal summon Ocea, target Teus, SS Hilde dan Mander (Mander attack position)
3)    Ocea+Hilde = Angineer, efek Angineer detach Hilde, ubah Mander ke defense.
4)    Efek Hilde SS Spike dari hand, Efek Spike discard Gunde add level 3.
5)    Efek Gunde SS Teus.
6)    Pike + Mander = Lavalval Chain, dump Tidal.
7)    SS Tidal + Teus = Gaios.

C.     Hand: Teus, Ocea, Pike/Gunde. Result: Angineer, Lavalval Chain, Bahamut Shark-Trite/Volca/Shark Fortress, Tidal.
1)    Discard Ocea Summon Teus, Add Counterpart dari Pike/ Gunde.
2)    Normal summon Pike discard Gunde add Dine. Gunde SS Ocea.
3)    Ocea target Teus SS Hilde dan Mander (Mander attack position)
4)    Ocea + Hilde = Angineer, efek Angineer detach Hilde, ubah Mander ke defense.
5)    Hilde SS Dine dari hand, Dine SS Hilde lagi.
6)    Mander + Pike = Lavalval Chain detach Mander dump Tidal.
7)    Banish Mander +1/+2, Dine + Hilde = Shark-Trite/Volcasaurus/Shark Fortress
8)    SS Tidal.

D.    Masih Banyak Combo Lainnya.
Mindset dari build ini adalah mengumpulkan pieces 743 di field kita. 7 itu adalah any level 7 Mermail, 4 adalah any level 4 Mermail, dan 3 adalah Ocea. Dengan begitu Ocea bisa sulap fieldnya jadi 2 level 3 dan 2 level 4 yang kemudian dilanjutkan oleh Lavalval Chain dan Mander. Serta Hilde yang provide SS tambahan dari hand buat spamming lebih cepat.

Combo 743 ini gak cuma bisa kalo ada Teus. Bisa langsung SS Leed lewat Sphere sebagai tumbal Ocea, atau SS Pike yang lempar Gunde buat lengkapin piecesnya.

2. Creative plays


Ocea, Hilde, Dine dan Mander memprovide banyak creative plays. Gak jarang lawan gw kaget gw bisa Volcasaurus Crimson Bladernya lewat Dine doang. Dilanjutkan Gaia Thunder Charger buat ngasih damage lanjutan.

Leviair, Lavalval Chain jadi part penting yang bikin daya serang jadi meningkat di mid game. Shark Fortress dan Volcasaurus juga memberikan akses OTK yang lebih konsisten.

3. We have room for traps!


Ini yang bikin gue suka ama build Mini Mermail, kita jadi punya room buat trap. Mermail biasanya jarang gunain trap, paling Sphere doang. Karna build mini rata rata Cuma gunain 26 monster, Kita jadi punya 11 space (3 diambil Sphere pastinya) buat masukin trap staple yang jago kaya Fiendish, Bottomless, Warning, dan kawan kawan.

Alasan lainnya, kita emang butuh trap di meta sekarang. Sambilan ngumpulin puzzle pieces nya, control field dulu pake trap tadi.

Nah, lalu apa sih kekurangan deck ini?

1.  Extra Deck Space is Sooo DAMN Tight.


Ini nih biangnya, coba Extra Deck 20, hahaha. Apalagi kalau kita mau tetap make Deep Sea Diva, wah room extra ya makin sempit. Makanya saran gue sih jangan pake Diva. Mini Mermail ngasih konsisten akses ke rank 3-5 juga rank 7. Leviair, Zenmaines, Trite dan Angineer jelas udah pesan slot di Rank 3. Rank 4 udah dimonopoli sama Lavalval Chain, Bahamut, dan tentu aja bagi yang budgetnya ajib, Exciton dan Number 101. Rank 5 diisi sama Volcasaurus dan Shark Fortress buat akses OTK. Rank 7 jelas ada Gaios, Number 11, Dracossack dan Gaia the Thunder Charger buat combo Volca. Jadi mesti hati-hati dalam milih kartu Extra Deck. Karena room nya sempit banget.

2.  Intolerable Small Mistakes.


Ngeplay Mini Mermail mesti hati-hati. Salah-salah malah kesasar dan bikin play jadi super jelek. Contoh kesalahan yang paling dasar adalah saat summon Mander ketika mau pake efek Hilde dari Angineer (Combo B.2). Ketika malah summon Mander dan Hilde defense position, jadi mati kutu dan kesal banget karna mesti rubah Angineer itself ke defense, yang tentunya Fail Move.

Well, segitu dulu tulisan dari gue. Gue niatnya cuma mau memperkenalkan build ini ke duelist di Indonesia.

Semoga bermanfaat :)
Rio Fernando

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More