Jumat, 21 September 2012

Florsheim Metagame Analysis : Reprints Impact!

Salam Duelist, Cardfighters (yang kartu-kartunya mulai di-reprint juga), dan semua TCGers di luar sana!

Gue mondar-mandir di Facebook Timeline dan hampir semua orang berkomentar baik ataupun buruk mengenai Reprint. Tidak aneh, baru beberapa hari yang lalu diumumkan reprint besar-besaran yang menjatuhkan harga kartu-kartu tersebut secara signifikan. Dengan "signifikan", yang gue maksud adalah kartu yang tadinya enam ratus ribuan jatuh ke kisaran lima puluh ribuan, ada penurunan nilai lebih dari setengah juta rupiah.

Sebenernya pembahasan ini sudah pernah gue buat dan membusuk di draft, tidak jadi gue post karena merasa tidak sebaiknya Florsheim mengangkat tema uang. Tema yang terlalu sensitif dalam Children Card Game, meski juga sangat krusial dan fundamental. Hanya saja dengan adanya berbagai respon positif maupun negatif, yang beberapa bahkan agak berlebihan, gue coba tilik ulang dan mengeditnya agar sesuai. Oke mari kita mulai!

Reprints are Good for the Game.

Pernyataan ini bukan ngasal. Pernyataan ini didukung oleh berbagai opini para ahli di bidangnya dan secara gamblang ditunjukkan dalam rupiah menggunakan grafik penjualan dan survei publik. Tidak semua imbas Reprint baik, tapi dilihat dari sisi yang lebih besar, kebaikannya jauh melampaui kejelekannya.

Beberapa mungkin kesal. Kartunya kehilangan nilai. Kehilangan gengsi. Kehilangan kemampuan pamer. Akhirnya segelintir orang ini merasa pengumuman reprint adalah akhir dunia (yang dimana terbukti bahwa sampai berbulan-bulan setelahnya mereka masih getol main).

Memang apa saja imbas dari reprint? Mari kita selidiki satu demi satu, mulai dari imbas yang buruk.

1. Reprint menjatuhkan harga secondary market.


Ini merupakan pedang dua mata. Ada yang senang dan ada yang benci. Perbedaan harganya pun seringkali tidak main-main, bisa terdiskon hingga 90% lebih. Kenapa hanya secondary market atau pasar kartu satuan yang sudah tidak segelan? Karena di primary market (jualan booster atau produk segelan), reprint justru menguntungkan karena ini berarti lebih banyak produk yang laku, lebih banyak profit. Bagi mereka, kartu adalah kartu, biaya pembuatannya sama atau tidak berbeda jauh. Oleh karena itu, mereprint justru bagus untuk meredam harga secondary market yang biasanya jomplang hasil monopoli satu-dua pihak penjual besar di luar sana.

2. Reprint menurunkan nilai aset kartu kamu.


Bagi yang belum memiliki kartu hasil reprint, ia akan senang karena kartu tersebut menjadi mudah dan murah untuk dimiliki. Bagi yang sudah memiliki, itu berarti dia kehilangan potensi nilai dari asetnya. Hal ini semakin berpengaruh kalau kamu penjual kartu satuan, aset kamu tiba-tiba jatuh bebas. Ini berat, keuntungan seorang seller kartu satuan seringkali tidak banyak, dengan ditambah resiko seperti ini, kehidupannya bisa semakin sengsara.

Demikian imbas yang buruk, bagaimana dengan imbas baiknya?

1. Reprint membuat sebuah kartu tertentu lebih mudah didapatkan.


Tidak hanya kartu yang mahal dan berguna, kartu yang langka dan terbatas seringkali sangat-sangat sulit didapatkan, padahal kartu tersebut kita perlukan. Dengan adanya reprint, kita bisa mendapat akses ke kartu-kartu tersebut dengan jauh lebih mudah. Sebagai contoh adalah Dark Hole, dulu hanya bisa didapatkan di Starter Deck. Begitu keluar dari banlist, semua pontang-panting mencarinya. Sangat sulit dicari. Harga melunjak luar biasa. Untungnya masih ada Reprint dari Dark Beginning. Bayangkan kalau tidak ada, pasti sudah tidak manusiawi nilai rupiah yang perlu ditukarkan demi selembar Dark Hole saja. Namun tetap, hanya beberapa orang saja yang memilikinya, beberapa orang lama, dan beberapa lagi orang berdompet tebal. Kini, Reprint Common dari Turbo Pack bisa membuat hampir semua orang memiliki Dark Hole.

2. Reprint melengkapi deck yang tadinya kekurangan kartu.


Misalkan dulu, deck kamu dulunya terpaksa pakai Sakuretsu Armor gara-gara Dimensional Prison super mahal dan langka, tetapi setelah adanya Dimensional Prison Common di Structure Deck Machina, deck kamu bisa lebih lengkap dan tidak lemah lagi melawan Stardust Dragon. Coba lihat deck kamu atau deck teman-teman kamu, pasti ada slot-slot yang kosong atau terpaksa disubstitusi dengan yang lebih lemah akibat kartu yang diinginkan terlalu mahal atau terlalu langka. Nah, reprint dapat menyelesaikan permasalahan ini.

3. Reprint membuka mata dan menjadikan duelist lebih kreatif.


Masih soal Dimensional Prison, dulu sebelum ada Reprint, orang yang memilikinya selalu memasukkan ke deck seakan staple. Apa-apa di-Prison, apa-apa di-Prison, pokoknya gengsi plus satu. Sekarang setelah semua memilikinya, pikiran akan semakin terbuka dan kembali ke kebutuhan dan metagame. Apakah Dimensional Prison benar-benar yang deck kamu butuhkan? Kalau contoh yang paling baru adalah Tour Guide from the Underworld. Sebelum ada reprint semua deck bawa 3 TGU dan 1 Sangan. Sekarang deck yang memang tidak butuh tidak menggunakannya. Dari sisi orang yang tidak punya banyak uang pun, reprint berarti menambahkan senjata baru dalam perpustakaan pikirannya sewaktu membuat deck.

4. Reprint menaikkan level kompetisi.


Sebelum reprint, mungkin hanya satu dua orang langganan yang mampu naik ke tingkat atas turnamen. Setelah reprint, deck-deck yang tadinya pincang bisa menjadi lengkap dan bisa bersaing. Turnamen mingguan yang tadinya membosankan, kini bisa lebih menantang. Hanya saja, biasanya timing reprint dipaskan agar begitu reprint, tingkat kompetensinya sudah lebih rendah dibanding pertama rilis, sehingga ya memang kalau kamu mau tetap kompetitif, harus beli kartu baru. Modus kelicikan Konami.

5. Reprint mengundang pemain baru.


Mungkin kedengarannya aneh, apa coba hubungan pemain baru sama reprint. Banyak. Paling gampang, dari sisi harga. Kalau sebelum ada reprint, calon pemain baru nanya, "Kaks, itu satu Deck berapa ya harganya", dan dijawab dengan, "Sekitar 12 jutaan dek...", maka sudah pasti dia akan berubah menjadi mantan calon pemain baru. Namun dengan reprint, harga deck pun akan turun dan jawaban "berapa harga deck" dapat dijawab dengan jauh lebih manusiawi.

Sebenarnya masih banyak lagi imbas-imbas reprint, namun baru ini yang terpikir. Jadi apakah Reprint itu baik atau buruk? Kamu putuskan!

Oke segitu dulu,
Vandy

6 komentar:

Kok artikelnya berasa repost ya?

Coba bandingin:
http://yugioh.tcgplayer.com/db/article.asp?ID=2818

@RESL, enggak kok. Ide mungkin mirip tapi gaya penyampaian beda

Oke, metagame analysis sudah dipost. Sekarang Deck Challenge dong!! xD

@RESL: Artikel ini aslinya memang ditulis setelah dia post itu, makanya sedikit banyak pasti terpengaruh. Cuma akhirnya nyangkut di draft sampai sekarang.

weleh, yang di atas kok bisa sama yah niknya, kiraiin cuma ane yang pake nik gituan

Dengan reprint merubah mindset para penjual kartu satuan, gak lagi nimbun kartu mahal kalau2 nanti direprint... nimbun kartu common potensial aja... XD

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More